Tentang Diriku
Oh dirikuBegitu banyak bebanmuBegitu ramai pikiranmuSampai lupa tujuan hidupmu Terkadang terbesit untuk menyerahNamun masih panjang jalan yang harus ditempuhTerkadang hanya bisa mengelus dadaDengan apa yang menimpa Oh dirikuSangat banyak ujian yang menimpamuTapi kau tetap tegarDan selalu bersyukur Di luar kau terlihat baik-baik sajaTerkadang orang lain hanya bisa menilai apa yang dilihatHanya diri sendiri dan Tuhan Yang...
SelengkapnyaSebuah Jarak
Mengungkapkan cerita Tentang kebersamaan lama kita Antara jarak dan perpisahan Rangkaian kisah yang tak terulang Selama kebersamaan berlalu Hari ke hari menyambut rindu Seraya menuju impian Menanti kebahagiaan Tinggalah semua kenangan Tersimpan dalam ingatan Kemarin atau esok bukanlah akhir dari pertemuan Melainkan waktu masih menanti kita di masa depanPenulis : Ima Rahmawati ...
SelengkapnyaGuru
Guru Kau adalah sosok cahaya bagiku Dan kau juga sosok guru yang telah mengajarkanku Terima kasih guruku Tanpamu Apalah dayaku Yang tadinya aku tak bisa apa-apa Sekarang aku jadi bisa Terima kasih guruku Atas semua jasa-jasamu Yang telah diberikan kepadaku Semoga bermanfaat bagikuPenulis : Siti Rahma Maisah ...
SelengkapnyaSemesta dan Senja
Tersenyumlah wahai semesta Semesta tidak pernah sedikitpun bersedih Ketika cerah berawan Bukan berarti ia gembira Semesta tidak bisa ditebak Kadang, membuat hati tak karuan Semesta bisa membuat hati senang Seperti setelah hujan akan ada senja Sama halnya dengan hidup Seperti roda kehidupan Setelah kesedihan Pasti ada kebahagiaan Meski tak langsung didapatkanPenulis : Silvia Andriani ...
SelengkapnyaPenyesalan dan Harapan
Hampa sudah hati ini Mengingat akan bejatnya isi hati Hati yang telah rusak akan dosa Hati yang telah tergoda oleh semua hal fana Hati yang telah gelap oleh dunia Sungguh diri ini kecewa Kecewa akan semua perlakuan dosa Dosa yang dulu dilakukan dengan mudah Dosa yang membuatku gila pada dunia Dosa yang membuatku lupa pada Sang Pencipta Aku malu Aku...
SelengkapnyaMama
Ma... Engkau bagaikan bulan di kala malam datang yang menyinariku di saat kegelapan Di saat kau mengandung aku lah yang paling kau tunggu-tunggu Ketika kau melahirkanku, kau lah yang mempertaruhkan nyawamu untukku Kau merawatku tanpa rasa letih Ketika aku menangis kau lah yang menenangkanku Kau selalu membuatku tersenyum Kau selalu menyembunyikan kesedihanmu dengan cara mengajak...
SelengkapnyaHidangan di Rumah Mendiang Mang Yunus
Pada hari Mang Yunus mengembuskan napas terakhir, Turidah adalah satu-satunya anak yang berada di sisi ranjang bapaknya, sekaligus yang mendengarkan gumaman terakhir tentang pembagian waris.Oleh: Minanto |Manuskrip novelnya Aib dan Nasib memenangkan Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2019, dan terbit melalui Marjin Kiri pada...
Selengkapnya
PKBM Al-Fattah